Home > Berita > Ini Tanggapan SBY Soal Video Kekerasan Papua
Ini Tanggapan SBY Soal Video Kekerasan Papua
Posted on Jumat, 22 Oktober 2010
Presiden SBY, lanjut Djoko, sangat serius memperhatikan masalah ini. Dia memberi analisa dan pengarahan khusus soal masalah ini kepada sejumlah menteri itu. Panglima TNI juga sudah memerintahkan jajaran untuk mengusut kebenaran video itu.
Djoko menegaskan bahwa pemerintahan SBY sangat berkomitmen membangun Papua dan mengunakan pendekatan yang berbeda- dari pemerintah sebelumnya- dalam menanggani sejumlah masalah di sana.
"Sejak beliau jadi presiden, policy terhadap Papua adalah mengedepankan aspek perekonomian dan kesejahteraan dalam mengelola pembangunan di Papua," kata Djoko Suyanto. Jadi tidak benar bahwa seolah-olah di Papua itu negara masih melakukan operasi militer.
Soal gangguan keamanan, tentu saja polisi dan tentara masih diperlukan. Apalagi mengingat dinamika Papua belakangan ini. Misalnya, ada penembakan karyawan Freepprt di Timika, yang selalu saja berulang dan gangguan keamanan dari kelompok bersenjata.
"Realitasnya itu [gangguan keamanan] ada, meskipun skala atau eskalasinya memang tidak terlalu berat -- akan tetapi tidak boleh dianggap tidak ada," kata Djoko. Sebab realitasnya seperti itu, Polri dan TNI disiagakan di Papua itu.
***
Video bertajuk "Indonesian military ill-treat and torture indigenous Papuans" -- yang sudah jadi isu internasional -- menampilkan sekelompok orang berbaju loreng, beremblem merah-putih, dan menyandang senapan serbu SS-1. Dalam video itu mereka sedang menginterogasi sejumlah warga sipil Papua.
"Di sini saya sedang melaksanakan tugas negara," teriak salah satu anggota kelompok loreng yang muncul di video itu, sambil memukuli kepala penduduk dengan helm tempur. Sementara yang lain menendangi warga bertubi-tubi.
Ada pula adegan seorang warga Papua dijadikan bulan-bulanan sekelompok orang tak terlihat mukanya. Korban disiksa dengan bagian vitalnya disundut kayu yang dibakar.
Atas kasus ini, kata Djoko, Presiden SBY memerintahkan. "Adakan penyelidikan sampai tuntas." Kalau tindakan mereka itu berlebihan, tindak sesuai dengan aturan.
Sumber vivanews.com
Category Article Berita -- Tampilkan lebih banyak posting klik disini Sitemap
Postingan menarik lainnya :
Cari Blog Ini
Categories
Pupular Posts
- sitemap
- Amazing Terracotta Warriors in China
- Ini Dia 8 Hewan Penghisap Darah!
- Tips Agar Terhindar Dari Radiasi Ponsel BlackBerry
- Obama is Actually A Profesional Dancer
- Foto Seksi Cewek - Cewek Di Jejaring Sosial
- Do You Know How To Make Condom ?
- Sexy and Erotic Park in Korea
- Tips Agar Dapat Pacar Cantik
- Nasi Dingin Jadi Lezat Pada Masa (581 - 671 M)
