Home > Berita > Film Porno Indonesia Diminati di Luar Negeri
Film Porno Indonesia Diminati di Luar Negeri
Posted on Sabtu, 14 April 2012
Saat ini, penikmat film porno, dengan mudah mendapatkan film esek-esek yang dijual bebas di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Cawang, Jakarta Timur, Senen, Jakarta Pusat, maupun mendownload secara gratis melalui HP, internet dan lainnya.
Dengan hanya mengeluarkan uang sebesar Rp5.000 hingga Rp10.000, mereka sudah bisa memiliki DVD/VCD film porno yang dibintangi bintang film porno terkenal seperti Rin Sakuragi, Maria Ogawa, Jenna Jameson, Terra Patrick, Ai Sora, Asia Carera dan lainnya.
“Pengin memiliki DVD/VCD film porno mah gampang. Ke Glodok bawa duit jeban (Rp10 ribu-red) saja bisa bawa pulang,” tutur A. Agus, pengunjung Pasar Glodok, Jakarta Barat, Rabu (14/3). “Bintang filmnya juga oke-oke, mau yang lokal maupun bule ada.”
Rupanya keragaman film porno dengan latar belakang bintang film berbeda kultur dari berbagai negara itu tidak membuat penikmat film porno puas. Mereka pun mencari alternatif untuk mendapatkan film porno yang dibintangi bintang lokal alias negeri sendiri.
Berdasarkan informasi, ada 6 kelompok yang memproduksi film porno di Indonesia. Mereka sengaja membuat film terlarang itu untuk konsumsi ke sejumlah penikmat film porno di Timur Tengah, Afrika, dan Eropa. Bahkan TKI dan TKW di Timur Tengah direkrut untuk mengedarkan film haram tersebut.
KIRIM EMAIL
Seorang pembaca Pos Kota memberi informasi melalui email tentang seluk beluk pembuatan film porno. Katanya, para pelaku menyuplai film porno tersebut ke Lampung, Surabaya, Makassar, dan kota besar lainnya. Bos film porno berada di Jakarta. Sedangkan pabrik penggandaan ada di Jakarta Utara dan Barat.
Besarnya permintaan membuat kawanan tersebut bekerja keras membuat film porno. Dalam sebulan, mereka melakukan empat kali syuting dengan memesan pelacur di hotel Pulau Jawa sampai Bali.
Setelah film porno selesai dibuat, mereka juga menyuplai copy film untuk di gandakan dan dijual lewat internet. Melalui dunia maya ini, penyebaran film porno dengan cepat dilakukan hingga ke seluruh dunia.
Satu hal yang signifikan dari akibat perbuatan mereka adalah berubahnya perilaku anak anak sekolah menjadi penjaja seks untuk mendapatkan penghasilan. Selain itu, ada juga yang melakukan seks pra nikah.
Maraknya penjualan DVD/VCD film porno memuat polisi meradang. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Drs. Rikwanto, menegaskan pihaknya akan meningkatkan operasi di seluruh wilayah untuk menindak adanya peredaran VCD/DVD film porno.
“Sesuai arahan kapolda, seluruh kapolres diminta tingkatkan operasi di wilayah masing-masing,” kata Rikwanto. “Peredaran film porno sudah meresahkan warga.”\
Category Article Berita -- Tampilkan lebih banyak posting klik disini Sitemap
Postingan menarik lainnya :
Cari Blog Ini
Categories
alasan ciuman
Anak Muda
Artis
Astronomi
Berita
Beside Story
bikini contest
Biografi
bisnis
Bisnis / Keuangan
Blogger Hack
Blogging
Cerita Humor
ciuman
Clickbank survey
Comment Box
controversial magazine
Dasar-Dasar
Design Graphic
Dewasa
Domain Hosting
Download
Emoticons
Facebook
Fenomena
Film
foto ciuman
Fotografi
gaya ciuman
Gaya Hidup
Hardware
Home Industry
Humor
Informasi
Internet
iPad
jadwal satelit jatuh
Kesehatan
kiamat 2012
kit
Komputer
Kosmo
Lain-Lain
Legenda
Lowongan Pekerjaan
magazine
magazine covers
Menu-Menu
Misteri
Mobile
moto show girls
Mudik
Musik
Muslim
Notebook
Olahraga
Otomotif
Pendidikan
Pernak-Pernik
pidato sby malaysia
Read More
Rumah Tangga
satelit jatuh
satelit jatuh ke bumi
satelit phobos
SEMENTARA
SEO
Sepak Bola
sfi-88
SMS Lucu
Software
taiwan
Teknologi
Template
thoi
Tips dan Trik
TOKO-ONE
Twitter
uniform
Unik
Video
Widgets
Wordpress
Zodiak
Pupular Posts
- sitemap
- Amazing Terracotta Warriors in China
- Ini Dia 8 Hewan Penghisap Darah!
- Tips Agar Terhindar Dari Radiasi Ponsel BlackBerry
- Obama is Actually A Profesional Dancer
- Foto Seksi Cewek - Cewek Di Jejaring Sosial
- Do You Know How To Make Condom ?
- Sexy and Erotic Park in Korea
- Tips Agar Dapat Pacar Cantik
- Nasi Dingin Jadi Lezat Pada Masa (581 - 671 M)
