Home > Informasi > Gramedia Tidak Mau Komentar Masalah Bom Buku
Gramedia Tidak Mau Komentar Masalah Bom Buku
Posted on Senin, 18 Maret 2013
Saat www.today.co.id mencoba mengkonfirmasi kepada Toko Buku Gramedia di Jalan Matraman Raya Nomor 46-50 Jakarta, pihak menajeman Gramedia enggan memberikan komentar.
Petugas customer service yang ditemui www.today.co.id tak banyak komentar mengenai kasus tersebut.
"Maaf, supervisor kami sedang meeting semua, dari atasan juga tidak mau menanggapi bom buku itu," ujar customer service wanita yang tidak mau disebut namanya, saat ditemui www.today.co.id, Jumat (18/3/2011).
Saat ditanya, apakah Gramedia menjual buku 'Mereka Harus Dibunuh' dan 'Yahudi Militan', customer service mengaku pihaknya tak menjual. "Tidak ada buku itu (dijual)," tukasnya.
Kendati teror bom kian marak, dari pengamatan www.today.co.id, masyarakat masih antusias ke toko buku. "Tidak takut mas, yang jadi sasaran kan bukan toko buku," ujar salah satu pengunjung, Reni kepada www.today.co.id di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, Jumat (17/3/2011).
Hal senada disampaikan pengunjung lain, Hari yang mengaku tidak resah dengan bom buku. "Ngapain yang jadi sasaran perorangan bukan masyarakat umum," ujarnya.
Seperti diketahui Seperti dalam tempo dua hari terakhir, empat bom buku meneror empat tokoh nasional.
Diantaranya salah satu pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla, dimana bom buku yang dikirimkan kepadanya meledak dan melukai Kasat Reskrim Polres Jaktim Kompol Dodi Rahmawan.
Bom kedua dialamatkan kepada Kalakhar Badan Narkotika Nasional (BNN) Gories Mere dan bingkisan bom ketiga dikirimkan ke rumah Ketua Pemuda Pancasila, Japto Suryosoemarno di Ciganjur, Jakarta Selatan. Ketiganya dikirimkan paket buku berjudul 'Mereka Harus Dibunuh'.
Sedangkan bom keempat dikirimkan ke rumah Bos Republik Cinta Manajemen, Ahmad Dhani, pada Kamis (17/3/2011). Berbeda dengan Ulil, Gories, dan Japto, buku yang dikirimkan ke pentolan grup Dewa 19 dan The Rock itu berjudul 'Yahudi Militan'.
Diduga motif pengirim keempat bom buku itu sama. Namun nama dan alamat pengirimnya fiktif. [today.co.id]\
Category Article Informasi -- Tampilkan lebih banyak posting klik disini Sitemap
Postingan menarik lainnya :
Cari Blog Ini
Categories
alasan ciuman
Anak Muda
Artis
Astronomi
Berita
Beside Story
bikini contest
Biografi
bisnis
Bisnis / Keuangan
Blogger Hack
Blogging
Cerita Humor
ciuman
Clickbank survey
Comment Box
controversial magazine
Dasar-Dasar
Design Graphic
Dewasa
Domain Hosting
Download
Emoticons
Facebook
Fenomena
Film
foto ciuman
Fotografi
gaya ciuman
Gaya Hidup
Hardware
Home Industry
Humor
Informasi
Internet
iPad
jadwal satelit jatuh
Kesehatan
kiamat 2012
kit
Komputer
Kosmo
Lain-Lain
Legenda
Lowongan Pekerjaan
magazine
magazine covers
Menu-Menu
Misteri
Mobile
moto show girls
Mudik
Musik
Muslim
Notebook
Olahraga
Otomotif
Pendidikan
Pernak-Pernik
pidato sby malaysia
Read More
Rumah Tangga
satelit jatuh
satelit jatuh ke bumi
satelit phobos
SEMENTARA
SEO
Sepak Bola
sfi-88
SMS Lucu
Software
taiwan
Teknologi
Template
thoi
Tips dan Trik
TOKO-ONE
Twitter
uniform
Unik
Video
Widgets
Wordpress
Zodiak
Pupular Posts
- Mobil Artis Dibobol Penjahat Ogah Lapor Polisi
- Korban Tewas Gempa - Tsunami Jepang Terus Bertambah
- Foto & Video Pusaran Pusat Gempa Jepang Yang Misterius
- Ditemukan Tikus Spesies Baru
- Serangan AS Dikutuk Militer Pakistan
- Gramedia Tidak Mau Komentar Masalah Bom Buku
- Smartphone Terbaru Besutan Sony Ericsson
- 10 Kebohongan Yang Sering Dilakukan Pria
- Foto Kucing Berlafadz Allah Dari Samarinda
- Ditemukan, Lubang Aneh di Bulan Lebih Luas Dari Lapangan Sepak Bola

