Home > Rumah Tangga > Sebenarnya Apa Penyebab Impotensi Atau Disfungsi Ereksi
Sebenarnya Apa Penyebab Impotensi Atau Disfungsi Ereksi
Posted on Minggu, 21 April 2013
Impotensi atau disfungsi ereksi lebih sering dipersepsikan sebagai gejala penuaan pada pria. Padahal, sebenarnya impotensi bisa menjadi alarm adanya gejala awal gangguan pembuluh darah, seperti diabetes atau penyakit jantung.
Para ahli yang dulu memandang impotensi sebagai masalah psikologis dan penuaan, kini mulai yakin bahwa penyebab impotensi terbanyak adalah penyakit fisik, seperti diabetes, pengerasan pembuluh darah, gangguan kelenjar gondok atau cedera pada penis. Sementara itu cemas, stres, atau pengobatan akan memperburuk masalah.
"Banyak penyakit laki-laki yang berhubungan dengan disfungsi ereksi. Karena itu, gangguan ereksi ini bisa menjadi alarm untuk penyakit lain yang sebenarnya belum terdeteksi," kata dr. Nur Rasyid, Sp.U, ketua departemen urologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang ditemui di Jakarta (17/2).
Ia menjelaskan, agar terjadi ereksi penis pembuluh darah harus dalam kondisi baik. Jika terjadi penyumbatan pada pembuluh darah yang mengarah ke penis maka besar kemungkinan terjadi impotensi.
"Pembuluh darah yang ada di sekitar organ vital memang lebih kecil dibanding pembuluh darah di jantung. Karena itu, jika ada gangguan di penis, dalam jangka panjang bisa terjadi juga gangguan di jantung," kata dr. Nur Rasyid.
Kerusakan saraf yang menuju dan meninggalkan penis juga bisa menyebabkan impotensi. Kerusakan saraf ini bisa terjadi akibat penyakit diabetes melitus, multiple sklerosis, stroke, penyakit tulang belakang bagian bawah, pembedahan rektum atau obat-obatan.
Terkadang impotensi juga terjadi akibat rendahnya kadar hormon testosteron, tetapi penurunan hormon pria ini lebih sering menyebabkan berkurangnya libido.
Impotensi mulai banyak dialami oleh pria yang sudah berusia di atas 40 tahun. Penelitian di tahun 2008 menunjukkan 49 persen pria berusia 40-59 tahun menjawab selalu bisa ereksi ketika berhubungan seksual dan 39 persen menjawab biasanya bisa ereksi.
Sementara itu, pria berusia di atas 60 tahun sebagian besar (45 persen) mengatakan sering terganggu ereksinya dan hanya 18 persen yang mengaku selalu bisa mendapatkan ereksi.
Karena itu, penting bagi seorang pria untuk menjaga kesehatan tetap optimal, salah satunya dengan melakukan medical check up secara rutin. Melakukan pola hidup sehat juga bisa mencegah gangguan pada organ vital. Misalnya dengan berolahraga secara teratur, mengurangi lemak dan memperbanyak asupan serat, istirahat secara cukup, dan mengelola stres. [kompas.com]\
Category Article Rumah Tangga -- Tampilkan lebih banyak posting klik disini Sitemap
Postingan menarik lainnya :
Cari Blog Ini
Categories
alasan ciuman
Anak Muda
Artis
Astronomi
Berita
Beside Story
bikini contest
Biografi
bisnis
Bisnis / Keuangan
Blogger Hack
Blogging
Cerita Humor
ciuman
Clickbank survey
Comment Box
controversial magazine
Dasar-Dasar
Design Graphic
Dewasa
Domain Hosting
Download
Emoticons
Facebook
Fenomena
Film
foto ciuman
Fotografi
gaya ciuman
Gaya Hidup
Hardware
Home Industry
Humor
Informasi
Internet
iPad
jadwal satelit jatuh
Kesehatan
kiamat 2012
kit
Komputer
Kosmo
Lain-Lain
Legenda
Lowongan Pekerjaan
magazine
magazine covers
Menu-Menu
Misteri
Mobile
moto show girls
Mudik
Musik
Muslim
Notebook
Olahraga
Otomotif
Pendidikan
Pernak-Pernik
pidato sby malaysia
Read More
Rumah Tangga
satelit jatuh
satelit jatuh ke bumi
satelit phobos
SEMENTARA
SEO
Sepak Bola
sfi-88
SMS Lucu
Software
taiwan
Teknologi
Template
thoi
Tips dan Trik
TOKO-ONE
Twitter
uniform
Unik
Video
Widgets
Wordpress
Zodiak
Pupular Posts
- Parah! Pretty Asmara Dijilat Payudaranya
- Wow! Masuk Ke Hotel Ini Harus Bugil
- Perjalanan Hidup Bintang Porno Miyabi / Maria Ozawa
- Dipenjara Setelah Menampar Orang Yang Mengintip Istrinya Bugil
- Download Lagu 'Hamil Duluan' Versi Mp3
- Rumah Esek - Eseknya Kok Belum Dibongkar
- AC Terminator Mampu Bunuh Nyamuk DBD
- Pantai Unik Dengan Pasir Berwarna Warni
- Bisnis Dollar Yang Satu Ini Beda & Unik
- Pembantu Diperkosa Lalu Dibunuh Tukang Bakso

