Home > Berita > Kuburan Ahmadiyah Dibongkar Warga, Jenazah Diletakkan Di Tanah Kosong
Kuburan Ahmadiyah Dibongkar Warga, Jenazah Diletakkan Di Tanah Kosong
Posted on Minggu, 03 Maret 2013
Keterangan menyebutkan, Selasa, puluhan warga Bunijaya, Gununghalu Kabupaten Bandung Barat ramai-ramai membongkar kuburan Yadi,40, seorang jemaah Ahmadiyah yang dimakamkan di Tempat pemakaman Umum (TPU) setempat. Warga mengaku tak sudi TPU umat Islam di Gunung Halu ditempati pengikut Ahmadiyah. Mayat Yadi, yang meninggal Selasa pagi di RSHS Bandung karena sakit langsung diangkat kemudian diseret 100 meter dan digeletakan di tanah milik Ahmadiyah yang lokasinya 100 meter dari TPU. Buntut kejadian itu jemaah Ahmadiyah bergegas melapor ke Polres Cimahi kemudian memberikan keterangan warga setempat menyerang jemaah.
Tokoh masyarakat Buni Jaya, Asep Sutisna, ketika dihubungi ‘Pos Kota’ Rabu malam menjelaskan, aksi warga yang membongkar kuburan pengikut Ahmadiyah berlangsung Selasa siang sekira pukul 11.00. Awalnya, kata dia, ada berita seorang pengikut Ahmadiyah meninggal di RSHS Bandung. Ketika jenazah itu tiba di Cililin, tiba-tiba jemaah ahmadiyah menguburkan pengikutnya di TPU. Warga yang mengatahui kejadian itu langsung melapor ke tokoh warga dan ulama setempat. Selang beberapa jam usai pemakaman, puluhan warga kompak ke TPU kemudian mereka ramai-ramai menggali lagi kuburan itu. Mayat Yadi, yang sudah setahun menjadi pengikut Ahmadiyah digali dan jenazahnya diangkat kemudian diseret sejauh 100 meter. “Mayat itu digeletakan di tanah milik Ahmadiyah. Kami sudah menegur, supaya jenazah jangan dimakamkan di TPU,” kata Asep.
Buntut dari kejadian ini, sejumlah pengikut Ahmadiyah nampaknya tak menerima. Mereka bergegas kabur kemudian melapor ke Polres Cimahi dengan dalih warga Cililin menyerang jemaah Ahmadiah. Karuan saja, empat truk anggota polisi dikerahkan, dan mereka berkumpul di Cililin. Setelah dilakukan penyeldikan ternyata warga setempat memberi tahu ke polisi sama sekali tak ada penyerangan.
Yang ada, warga menggali kuburan pengikut Ahmadiah yang meninggal dan dimakamkan di TPU. Warga setempat tak setuju. “Sejumlah pengikut Ahmadiyah mengaku pemakaman itu sudah disetujui tokoh ulama, padahal sama sekali bohong. Kini ulama Cililin balik marah dan membenci Ahmadiyah karena sudah mengadu domba,” kata Asep. Setelah mendengar perjelasan yang sebenarnya polisi pun kembali ke Polres di Cimahi. [poskota.co.id]\
Category Article Berita -- Tampilkan lebih banyak posting klik disini Sitemap
Postingan menarik lainnya :
Cari Blog Ini
Categories
alasan ciuman
Anak Muda
Artis
Astronomi
Berita
Beside Story
bikini contest
Biografi
bisnis
Bisnis / Keuangan
Blogger Hack
Blogging
Cerita Humor
ciuman
Clickbank survey
Comment Box
controversial magazine
Dasar-Dasar
Design Graphic
Dewasa
Domain Hosting
Download
Emoticons
Facebook
Fenomena
Film
foto ciuman
Fotografi
gaya ciuman
Gaya Hidup
Hardware
Home Industry
Humor
Informasi
Internet
iPad
jadwal satelit jatuh
Kesehatan
kiamat 2012
kit
Komputer
Kosmo
Lain-Lain
Legenda
Lowongan Pekerjaan
magazine
magazine covers
Menu-Menu
Misteri
Mobile
moto show girls
Mudik
Musik
Muslim
Notebook
Olahraga
Otomotif
Pendidikan
Pernak-Pernik
pidato sby malaysia
Read More
Rumah Tangga
satelit jatuh
satelit jatuh ke bumi
satelit phobos
SEMENTARA
SEO
Sepak Bola
sfi-88
SMS Lucu
Software
taiwan
Teknologi
Template
thoi
Tips dan Trik
TOKO-ONE
Twitter
uniform
Unik
Video
Widgets
Wordpress
Zodiak
Pupular Posts
- Krisdayanti Dan Raul Lemos Terancam Batal Menikah
- Truk Menabrak Mobil Kapolda Kalbar
- Boking Kamar Dengan Selingkuhan, PNS Digerebek
- Payudara Pecah Karena Implan Murahan
- Bagir Kecewa Dengan Dipo Alam
- Hamil Setelah Ditiduri Pacar 15 Kali
- Pengamen Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi
- 2 Warga Ternate Ditangkap Karena Edarkan Uang Palsu Rp. 15 Juta
- Kuburan Ahmadiyah Dibongkar Warga, Jenazah Diletakkan Di Tanah Kosong
- Warga Mangli, Menikmati Teh Dengan Cara Unik

